Pada bingung ya sama judulnya? bagi pengunjung baru blog ini pasti belum tahu maksudnya. Tapi bagi pengunjung lama, mungkin masih ingat cerita tentang Accidental Courier yang pernah saya tulis diblog ini setahun yang lalu. Ini cerita tentang Arief, sahabat saya yang dituduh dan menjadi tersangka komplotan teroris pengebom kantor Kedutaan Besar Australia pada September 2004. Dia kemudian divonis bersalah oleh pengadilan dan dihukum 3 tahun penjara. Keren ya punya teman teroris, penjahat internasional gitu looh
. Kisah lengkapnya silahkan baca dulu Accidental Courier (harus dibaca dulu lho, biar nyambung ceritanya
).
Sudah setahun ini si Arief bebas dari penjara. Semua berjalan normal, walaupun terjadi lagi peledakan bom di hotel JW. Marriot dan hotel Rich Carlton kemarin. Saya sempat bertanya pada dia waktu bertemu (kami memang jarang bertemu, lebih sering telpon), apakah pasca peledakan di dua hotel itu dia kembali didatangi tim densus 88. “Belum” katanya. “Mereka (tim densus 88) pasti tahulah saya gak kemana-mana kok“.







Latest Comments
RSS