Tag Archive for 'renungan'

Apakah Ibadah anda sudah benar?

Rasanya sudah lama banget gak ngaji. Rutinitas tiap hari gak ada sedikitpun waktu untuk menambah ilmu agama, semua ilmu dunia. Hanya ibadah wajib sholat lima waktu saja yang kulakukan.

Langsung saja kubuka beberapa website yang dulu sering kukunjungi untuk belajar tentang Islam. Mulai Eramuslim, Al-Manhaj, dan Muslim.Or.Id. Ketika sedang “jalan²” di Muslim.Or.Id tanpa sengaja aku temukan pembahasan tentang Ibadah, judulnya “Agar Ibadah diterima disisi Alloh“.

Continue reading ‘Apakah Ibadah anda sudah benar?’

Aqiqah Oshi

Aqiqah Muhammad Khasyi Khairan (OSHI)

Fuih…. hari yang melelahkan. Seharian ini aku sibuk banget. Karena hari ini hari ke-7(insyaALLAH) sejak kelahiran Oshi dan alhamdulillah aku diberi kemampuan untuk melaksanakan Aqiqah untuknya.

Acara Aqiqah ini telah kupersiapkan beberapa hari sebelumnya, mulai dari memesan kambing 2 ekor plus memasaknya sampai perlengkapan paket nasi kotak untuk dikirimkan pada keluarga dan tetangga.
Continue reading ‘Aqiqah Oshi’

Kecelakaan lagi

Kemarin sore, pulang kerja aku langsung meluncur ke apotek langganan, Apotek Prayogi Jalan Kalianyar. Ada beberapa keperluan bayi yang harus dibeli. Karena jam
pulang kantor tentu saja lalulintas sangat padat. Ketika sampai pertigaan Jalan Pengampon, Undaan dan Kalianyar tiba² didepanku dua sepeda motor saling senggol dan terjatuh. Karena lagi laju²nya aku gak sempat ngerem, jadi langsung banting stir kekanan tapi tetap saja pedal kiri nyangkut dan ikutan nyungsep.
Continue reading ‘Kecelakaan lagi’

Liburan yang berkesan

Liburan kali ini terasa istimewa, maklum 4 hari, lumayan lama. Saat yang tepat untuk liburan. Rencananya kami sekaluarga mau mudik ke Tretes. Ketika akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk liburan, Rabu malam (19 Maret) Naura tiba² muntah, semua keluar, mulai makan malam sampai susu yang baru saja diminumnya. Sepertinya dia tersedak.

Continue reading ‘Liburan yang berkesan’

Kesehatan, berkah yang minim syukur

Tadi pagi ketika lampu trafficlight masih berwarna merah diperempatan Jalan Tunjungan, jalan disisi kiri yang seharusnya lancar (belok kiri kan jalan terus) menjadi macet, penyebabnya karena ada taksi yang berhenti didepan salah satu gang dan banyak orang berkerumun. Tak lama kemudian keluar iring²an orang sambil membopong sesosok tubuh.

Karena posisiku lumayan dekat dengan taksi, aku bisa melihat dengan jelas walaupun hanya sekejap. Yang dibopong adalah tubuh seorang wanita yang kalau dilihat dari wajahnya belum terlalu tua, sekitar 40 tahun-an. Wajahnya putih pucat, sepertinya sedang sakit parah. Tak lama kemudian lampu hijau menyala.
Continue reading ‘Kesehatan, berkah yang minim syukur’

   Read in another language :   by Google Translate

             Rully Kustandar 300x250