Pandangan ku arahkan kesegala penjuru tetap saja tidak melihat nenek itu. Saya sampai turun dari bis dan berusaha mencari, tetap saja tidak ketemu. Waduh kasihan nenek itu, jangan² dia nyasar, salah naik bis, ditipu orang, cucunya diculik, barang²nya dirampok, jangan² ……….
Ah, pikiranku terlalu “futuristik”. Hiperbola bgt. Sampai kondektur memanggil karena bis akan berangkat sang nenek dan cucunya tetap tidak terlihat. Dengan terpaksa aku masuk ke bis. Sebelum duduk kuarahkan pandangan keseluruh penumpang bis, si nenek tetap tidak ada. Akhirnya aku duduk sambil terus memandang keluar dengan harapan melihat si nenek tentunya. Sampai bis keluar terminal, tetap saja tidak ketemu.



