Selasa kemarin kupaksakan diri ngantor walaupun flu berat. Hasilnya dikantor kebanyakan tidur mulu
. Esok harinya (Rabu) akhirnya ijin juga karena flu makin parah disertai sakit kepala dan diare. Pengennya dirumah bisa istirahat biar cepat sembuh. Eh ternyata si Naura ikutan sakit. Malah sakitnya lebih parah. Demamnya tinggi banget, sampai 39,5 derajat. Dan seharian muntah². Tiap habis menelan makanan gak lama dimuntahin sambil pegangin perutnya dan bliang “sakit…sakit…” Gimana gak panik !!!.
Malamnya Naura kami (saya dan istri) bawa kedokter. Diagnosanya kemungkinan ada infeksi di lambung. Dan diberi resep obat macam² (ada 4 obat sirup). “Ah masa sih anak kecil bisa kena Maag ??” pikirku. Setelah itu kondisinya tidak berubah. Malam, pagi sampai siang tadi suhu tubuhnya masih tinggi. Sorenya suhu tubuh sudah mulai turun dan seharian sudah tidak muntah lagi. Maklum dapat obat anti muntah dari dokter. Tapi menjelang maghrib tiba² sakit perutnya datang lagi dan kali ini tidak mau pergi. Sambil mengerang kesakitan Naura menangis terus. Tidak mau makan, tidak mau minum obat. Makin stress deh.



