Sebagai seorang muslim, tentu saja saya berusaha memenuhi kebutuhan rohani saya setiap hari. Ibadah wajib seperti sholat 5 waktu tidak boleh ditinggalkan. Apakah cukup hanya sholat? tentu saja tidak. Ilmu ALLAH sangatlah luas, dan ilmu keIslaman saya sangatlah dangkal.
Yang pasti dalam Islam, ibadah kita bakal diterima kalau memenuhi 2 persyaratan yaitu : Syarat pertama adalah IKHLASH. Ikhlash merupakan konsekuensi dari syahadat pertama (persaksian tiada sesembahan yang benar kecuali Alloh Subhanahu wa Ta’ala semata). Sebab persaksian ini menuntut kita untuk mengikhlashkan semua ibadah kita hanya untuk Alloh Subhanahu wa Ta’ala saja. Sedang syarat kedua adalah MUTABA’AH (mengikuti tuntunan Nabi shollallohu ‘alaihi wassalam). Mutaba’ah adalah konsekuensi dari syahadat kedua (persaksian Nabi Muhammad -shollallohu ‘alaihi wa sallam- sebagai hamba dan utusan-Nya).
Jadi ingat sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, yang artinya:“Barangsiapa yang melakukan satu amalan (ibadah) yang tiada dasarnya dari kami maka ia tertolak.” (HR: Muslim). Gak mau donk ibadah yang kita lakukan ditolak karena caranya gak benar. Makanya saya berusaha menambah ilmu keIslaman walau sedikit. Bagaimana dengan anda? sudah yakinkah bahwa ibadah yang selama ini anda jalankan tatacaranya sudah benar sesuai tuntunan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam ? Kalau belum yakinkan dulu. Caranya? ya belajar, menuntut ilmu. Datang kemajelis ilmu, ikutan pengajian, dll.



