Berat sekali rasanya melanjutkan rangkuman buku ini. Gak tau kenapa males banget. Setannya sakti² kali ya, orang mau dakwah kok digodain mulu
. Jadi inget kalo setan itu gk bakal berhenti menggoda manusia. Setan menggoda dari segala arah. Semua bakal dijerumuskan keneraka buat nemenin mereka. Neraka itukan yang paling panas ya dasarnya. Untuk itu para setan itu nyari pijakan biar gak berada dibawah. Pijakannya ya kita² ini yang berhasil mereka goda menjadi hamba setan. Serem ya
Wis ah lanjut, masih lanjutan rangkuman buku istimewa berjudul Misteri Shalat Shubuh karya DR. Raghib As-Sirjani. Masih di Bab 4 yang panjang banget. Kita lanjutkan pembahasan tentang menakar nilai shalat shubuh bagian 2, bagian pertamanya silahkan baca DISINI. Ini hanya sebagai tambahan motivasi saja, karena kita beribadah berharap pahala itu diperbolehkan. Walaupun sejatinya kalau Allah SWT telah mewajibkan, kita harus menjalankannya, itulah Iman
Continue reading ‘Menakar Nilai Shalat Shubuh (Bagian 2)’
Alhamdulillah akhirnya bisa juga ngelanjutin tulisan ini. Ini adalah seri ke tiga dari rangkuman buku berjudul Misteri Shalat Shubuh karya DR. Raghib As-Sirjani. Kali ini kita masuk bab 4 berjudul Menakar Nilai Shalat Shubuh. Bab 4 ini panjang banget. Jadi akan saya bagi jadi beberapa bagian. Bab 1, Bab 2 dan Bab 3 sudah saya rangkum kemarin. Bagi yang belum baca silahkan baca dulu
.
Shalat shubuh adalah kewajiban yang mutlak dalam Islam. Seharusnya dari sini saja kita sudah harus mengimani dan melaksanakannya tanpa berharap apa². Murni untuk mengabdi padaNYA. Tapi Allah SWT tidak akan membiarkan hambaNYA yang taat begitu saja. Dia akan memberikan pahala. Dan kita diperbolehkan untuk beribadah dengan berharap pahala.
Untuk membuat semangat lebih tinggi dalam mengerjakan shalat shubuh, penulis buku ini juga menyediakan bab khusus untuk membahas betapa tingginya nilai shalat shubuh. Berikut rangkumannya.
Continue reading ‘Menakar Nilai Shalat Shubuh (Bagian 1)’
Jumpa lagi dalam rangkuman buku berjudul Misteri Shalat Shubuh karya DR. Raghib As-Sirjani. Kemarin telah kita bahas bab 1 dan bab 2. Bagi yang belum baca silahkan diintip dulu bagian pertamanya ya
. Sekarang giliran bab 3 nih. Ini bab favorit saya, karena di bab inilah saya kena banget. Kenanya dimana? dimana² hehe. Bagi anda yang punya banyak alasan untuk tidak shalat shubuh berjamaah dimasjid seperti saya, bagian ini untuk anda
Ok langsung cekidot ajah
Seorang teman pernah berkata, “sebenarnya saya tahu kapan waktu sholat shubuh. Sayangnya mustahil bagi saya bangun pada saat itu. Anda tidak tahu bagaimana kondisi saya. Fisik saya tidak mengijinkan. Seharian saya bekerja keras. Karena penghasilan yang kurang malamnya saya mengerjakan pekerjaan lain. Bukankah Allah itu maha pengampun dan penyayang? tentunya akan mentolelir keadan saya ini dan mengampuni dosa saya”
Continue reading ‘Sholat Shubuh, Mustahilkah?’
Jum’at dua minggu yang lalu ketika sholat Jum’at kok ya tumben aku datang kemasjid lebih awal. Jarang² lho
. Jadinya ya dapat shaf didepan, tepatnya shaf ke-3 dari depan dan persis didepan mimbar. Ketika jamaah mulai banyak, ada suara berisik dibelakang. Waktu saya lihat ternyata persis dibelakang ku ada2 orang bapak tua yang sedang asik ngobrol. Gak tau ngobrolin apa karena suaranya setengah berbisik.
Mungkin sambil menunggu khutbah dimulai mereka berdua membicarakan hal penting, begitu pikirku. Dan tibalah khatib naik mimbar dan mulai khutbah. Eh duet bapak² tadi gak berhenti juga, masih saja saling bergumam. Sampai pertengahan khutbah mereka baru berhenti ngobrol.
***
Continue reading ‘Ngobrol saat Khutbah Jum’at’