Tag Archive for 'Coretan'

A Song for Mama

You taught me everything
Everything you’ve given me
I’ll always keep it inside
You’re the driving force in my life, yeah

There isn’t anything
Or anyone that I could be
And it just wouldn’t feel right
If I didn’t have you by my side

You were there for me to love and care for me
When skies were gray
Whenever I was down
You were always there to comfort me

Continue reading ‘A Song for Mama’

Bunda

ibu by you.

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku…

Kata mereka diriku
S’lalu dimanja
Kata mereka diriku
S’lalu ditimang

Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita-mu

Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan

Oh… bunda ada dan tiada
Dirimu-kan selalu ada di dalam hatiku

(Melly Goeslaw)

Demi anaknya, Ibu menjadi benteng yang paling kokoh
Demi anaknya, Ibu menjadi badut yang paling lucu
Demi anaknya, Ibu menjadi guru yang paling baik
Demi anaknya, Ibu menjadi kuat sekuat baja
Demi anaknya, Ibu menjadi lembut selembut sutra
Demi anaknya, Ibu menjadi apasaja, ya….. apasaja

Ibu adalah seorang pribadi yang tak ternilai,
api yang menyala begitu terang
tanpa meninggalkan abu sedikitpun

(Pramodya Ananta Noer)

Selamat hari IBU

Catatan Hari Ibu tahun-tahun sebelumnya:

Idealisme yang Mulia

http://www.jawapos.co.id/imgall/1/imgori/99129large.jpgSaya langganan koran hanya waktu liburan saja. Ya sabtu dan minggu seperti hari ini. Kalau hari kerja kan bisa baca koran online dikantor. Pengiritan hehe. Pagi ini setelah merawat beberapa tuyul (blog) piaraan, saya langsung baca koran. Headline tetap dikuasai oleh peperangan buaya vs cicak. Sampai rada bosan ngebacanya, walaupun sampai sekarang saya gak mudeng inti permasalahannya dimana hahaha.

Karena itulah saya mengalihkan pandangan ke berita lain disekitar headline, dan saya nemu berita ini. Berita tentang idealisme seorang bernama Tubagus Muhammad Ismail. Orang yang langka. Dia rela melepas pekerjaan den gan gaji besar dan memilih berjualan es tebu keliling. Bukan hanya sikap nekatnya itu yang bikin salut, tapi alasannya memilih keluar dari pekerjaan yang memberinya gaji dan fasilitas yang besar itu sangatlah mulia.

Kalau kita menomorsatukanNYA, niscaya DIA akan menomorsatukan kita. Jangan takut jatuh miskin. Percayalah !!!

Pengen tahu cerita selengkapnya, baca saja langsung dari website korannya, DISINI

Semoga bermanfaat :)

Maafkan Aku

Maafkan aku yang jarang meng-update blog ini, sehingga membuat kecewa teman-teman yang telah meluangkan waktu dan menyisihkan sedikit bandwidthnya untuk berkunjung ke blog ini dan tidak mendapatkan hal baru.

Maafkan aku yang belum bisa menjawab atau merespon komentar teman-teman disetiap postingan diblog ini.

Maafkan aku yang tidak sengaja menghapus komentar teman-teman yang terjaring akismet. Aku selalu berusaha membuka lembar demi lembar komentar yang terjaring akismet dan menyelamatkan sebisa mungkin komentar teman-teman yang nyangkut disana, tetapi kalau masih saja terhapus mungkin saya khilaf.

Maafkan saya yang mungkin begitu egois tidak banyak meluangkan waktu untuk berkunjung balik ke blog teman-teman yang sudah bersusah payah membaca postingan diblog ini dan berkomentar.

Maafkan aku atas segala kesalahanku pada saat kita berinteraksi, baik melalui facebook, twitter, YM, SMS, Email dll. Percayalah tidak ada suatu kesengajaan sedikitpun untuk melakukan itu.

Maafkan aku atas semuanya.

http://farm3.static.flickr.com/2665/3937827254_f0c9790bd1.jpg

“Sang Kurir” Berontak

Pada bingung ya sama judulnya? bagi pengunjung baru blog ini pasti belum tahu maksudnya. Tapi bagi pengunjung lama, mungkin masih ingat cerita tentang Accidental Courier yang pernah saya tulis diblog ini setahun yang lalu. Ini cerita tentang Arief, sahabat saya yang dituduh dan menjadi tersangka komplotan teroris pengebom kantor Kedutaan Besar Australia pada September 2004. Dia kemudian divonis bersalah oleh pengadilan dan dihukum 3 tahun penjara. Keren ya punya teman teroris, penjahat internasional gitu looh :D . Kisah lengkapnya silahkan baca dulu Accidental Courier (harus dibaca dulu lho, biar nyambung ceritanya :) ).

Sudah setahun ini si Arief bebas dari penjara. Semua berjalan normal, walaupun terjadi lagi peledakan bom di hotel JW. Marriot dan hotel Rich Carlton kemarin. Saya sempat bertanya pada dia waktu bertemu (kami memang jarang bertemu, lebih sering telpon), apakah pasca peledakan di dua hotel itu dia kembali didatangi tim densus 88. “Belum” katanya. “Mereka (tim densus 88) pasti tahulah saya gak kemana-mana kok“.

Continue reading ‘“Sang Kurir” Berontak’

   Read in another language :   by Google Translate