Lama juga gak posting ya
, kan lagi hiatus hehe. Mohon maaf kalau akhir² ini saya jarang blogwalking dan menjawab komentar teman² diblog ini. Kesibukan kerja ofline dan koneksi internet kantor yang beberapa hari ini lemot abizzz jadi alasannya
. Pengen cerita nih ttg trip ku kemarin. Kali ini giliran ke Pasuruan. Karena aku sangat sangat jarang bgt (hampir gk pernah
) keluar kota naik angkutan umum, jadi trip kemarin jadi pengalaman yang seru. Aseli ceritanya garing bgt dan gk mutu tentunya, kl mo di bypass ya gpp silahkan
Pagi² sekali saya sudah ada didalam bis Patas AC jurusan Surabaya - Banyuwangi di terminal Bungurasih Surabaya. Waktu itu masih ada 3 orang penumpang termasuk saya. Bis ini bakal melewati Pasuruan, kota tujuan saya. Saya duduk dikursi nomor dua dari depan sebelah kiri.
Beberapa menit kemudian para penumpang mulai berdatangan, termasuk seorang ibu yang membawa serta anaknya dan seorang nenek². Ibu itu hanya mengantarkan ibunya (nenek² tadi) dan anaknya yang masih berusia kira² 3 tahun. Tujuannya ke Banyuwangi. Mereka mengambil kursi sejajar dengan kursi saya tapi dibagian kanan. Ibu itu kemudian menjelaskan urutan perjalanan, biaya tiket, nanti kalau sampai di terminal bagaimana, dll pada ibunya (nenek² itu). Setelah merapikan barang bawaan ibu itu pamit dengan mencium berkali² anaknya dan mencium tangan ibunya. Ibu itu tampak sedih tapi anaknya cuek aja
.
Ketika bis mulai penuh tiba² kondektur mengatakan kita harus pindah ke bis lain yang sudah disiapkan. Gak tau napa. Maka semburatlah para penumpang turun dan menuju bis yang baru termasuk saya. Di bis yang baru saya dapat posisi kursi yang sama. Setelah duduk saya melihat keluar jendela bis. Terlihat nenek² tadi terlihat menggendong cucunya dengan tangan kiri dan tangan kanan membawa tas dan kardus bawaannya sambil berdiri kebingungan.
Lho kok nenek itu gak naik bis ini ?? pikirku. Ini kan satu²nya bis jurusan Banyuwangi. Ada sih bis lain tapi kan nunggu giliran dibelakang. Apa dia gak ngerti ya ?? kasihan bgt ngelihatnya kebingungan gitu. Saya langsung berdiri siap² turun memanggil nenek itu untuk naik kedalam bis. Baru berdiri ternyata bisnya bergerak mundur, kata sopirnya sih mau membetulkan posisi bis saja. Ya sudah saya duduk lagi. Ketika bis sudah berhenti saya lihat keluar jendela nenek itu dan cucunya sudah tidak ada.
Pandangan ku arahkan kesegala penjuru tetap saja tidak melihat nenek itu. Saya sampai turun dari bis dan berusaha mencari, tetap saja tidak ketemu. Waduh kasihan nenek itu, jangan² dia nyasar, salah naik bis, ditipu orang, cucunya diculik, barang²nya dirampok, jangan² ……….
Bersambung






halah halah om.dah siap-siap terkejut eh malah bersambung deh, ga jadi neh terkejutnya
walah koq bersambung!!???? *protes ala ntn sinetron
hehehehe jadi ga sabar nunggu lanjutannya
weh kalo saya mah sering banget naik angkutan umum jogja-sby pp hehe…
btw jangan2 tuh nenek jelma’an..
jangan2….nenek itu yg punya angkutan?
kok pakai iklan sponsor bersambung sih mas??
weh bersambung ya..ok ta tunggu continue nya…
Halah koq bersambung, ditunda next episodenya
jangan mas..jangan..mas…jangan…ihihihih
naaaah ini akhirnya posting lagi…
neneknya jadinya kemana ya…..
wah kalau saya malah lagi merindukan bgt naik angkot ini, tapi setress juga naik angkot di jakarta, bisa mandi keringet…!! he..he..
bagh…bersambung, jangan2 si nenek dah naik bis tapi mas sandi ga tau
yah kok bersambung sih ? pdhl dah penasaran banget
jangan2 ‘penampakan di siang bolong’
Waduh kasihan nenek itu, jangan² dia nyasar, salah naik bis, ditipu orang, cucunya diculik, barang²nya dirampok, jangan² ……….
Jangan-jangan neneknya ng-update blognya ke warnet
jah..pakai acara bersambung lagi
yah kok bersambung
salam kenal mas
matur nuwun atas kunjunganya mas:)
iklan dulu ya om
halah jgn2 yg tunggu terminal sejenis we2 dll
wedew Nenek2nya lagi beli rokok kali
Wah bersambung neh… lanjut dunkk bang!
jangan jangan nenek itu penculik nya hhehehe…
wow, cerbungnya mantap, ditunggu lanjutannya mas…
hmmm….penasaran lanjutannya nich…
weleh weleh..
ati” mas..
naik bis jangan suka nglamun ya..
hehe
lagi asik2 baca.. eh…
mana dong sambungannya mas?
udah kek sinetron aja neh postingannya,
jangan jangan mas tipis sutradara!!!
jangan-jangan hantuuuuu
saya baca serius eh akhirnya malah bersambung ..
habis seru :))
jadi agak kecewa nih
menarik bos ceritannya.. besok lanjutin ya..
selamat ya dah bisa normal lagi
Terus gimana kelanjutannya pak. Ikut kepikiran neh
jadi inget postinganku dulu .. always to be continued ..
semoga dia selamat….doakan aja…
kao kenapa2 kan masuk tipi beritanya
Idih, koq jadi kaya cerita misteri gini sih? Btw, nenek itu terus gimana, Bro? Aapakah dia baik-baik saja? Gak sabar nunggu lanjutannya nih.
iya tuh mas.. kadang2 bis seenak jidatnya aja nurunin penumpang
Wadow… jadi penasaran. Btw ini bukan cerita misteri kan?
Kasian si Nenek..ngedenger ceritanya jadi terharu,mudah-mudahan ending nya nanti jangan sedih,Ya mas sandy?
udah dipikirin belum endingnya gimana,Mas?hehehe..
ah, cari lanjutanya dimana neh, kok yang nyasar malah gw (nyasar pilih postingan lhoo…) wkwkw
I have to show this specific to my trainees and see what exactly they will think about this.
owwh, surabaya pasuruan naikapa ya, haha maaf nanya sampe disini
I have noticed that of all sorts of insurance, health insurance coverage is the most dubious because of the conflict between the insurance company’s obligation to remain profitable and the client’s need to have insurance. Insurance companies’ earnings on wellbeing plans are extremely low, thus some businesses struggle to profit. Thanks for the concepts you discuss through your blog.
Thanks for another informative site. Where else could I get that kind of information written in such a perfect way? I have a project that I’m just now working on, and I’ve been on the look out for such info.
I saw this actually excellent post these days!
Bikin penasaran saja …..
Jangan jangan nenek itu hantu kok bisa langsung ilang????
jangan-jangan hanya teka-teki