Kekuatan ZAKAT

Nama Darno dari Cengkareng akhir² ini jadi terkenal gara² ulahnya mendaur ulang sisa² makanan dari sampah Hotel dan Restaurant untuk dijual kembali. Ketika berita ini masih hangat²nya datang berita lebih menghebohkan dari Pasuruan. 21 ibu² tewas gara² antri pembagian Zakat yang hanya bernilai 30ribu perak. Dikampungku malah lebih parah, tiap hari Kamis H. Manan seorang dermawan selalu membagi²kan infaq pada fakir miskin sebesar 1000 perak/orang. Yang antri ratusan orang hanya untuk 1000 perak !!!! .

Itu hanya beberapa contoh potret kemiskinan dinegeri ini. Parah banget ya negeri kita ini, orang miskinnya banyak banget. Padahal para konglomeratnya banyak yang masuk daftar orang terkaya se Asia lo, ironis kan. Sebut saja bos Gudang garam, bos Djarum, Bakrie Group dll. Mobil² baru dan mewah berseliweran dijalan. Kompleks perumahan mewah makin banyak. Apartemen dan gedung² tinggi juga makin banyak, apalagi Mall yang pertumbuhannya sangat pesat.

Sepertinya kemiskinan sudah menjadi penyakit kronis negeri ini yang sangat-sangat susah disembuhkan. Trus solusinya apaan? jadi Blogger hahaha (becanda :D ). Gini lo, solusi masalah ini sebenarnya sudah ada sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu. Adalah Muhammad, seorang Nabi dan Rasul terakhir utusan ALLAH. Sang membawa risalah yang sempurna yaitu Islam, telah mengatur masalah penanggulangan kemiskinan ini. Islam tidak mengenal pajak dan pungutan. Islam hanya mengenal satu, yaitu ZAKAT. Dengan ZAKAT insyaALLAH permasalahan ekonomi rakyat bisa teratasi.

Saking pentingnya masalah Zakat ini, ALLAH seringkali menyandingkannya dengan Shalat. Hampir setiap kata Shalat didalam AL-Qur’an selalu didampingi dengan kata Zakat. sampai² khalifah Umar Bin Khattab sangat memerangi orang² yang tidak mau mengeluarkan Zakat. kalau pemerintah bisa memaksimalkan Zakat, wah dampaknya bakal sangat terasa.

Contoh kecil saja, kemarin saya nonton acara Rahasia Sunnah di Trans TV yang bertema Zakat. Ada sebuah klinik kesehatan di Jakarta yang berfasilitas lengkap tetapi menggratiskan semua biaya perawatan untuk fakir miskin. Ketika ditanya sumber dananya, dokter disana menjawab bahwa dana operasional didapat dari Zakat. Bayangkan biaya rumah sakit sekarang yang mahal bisa digratiskan dengan Zakat. Yang berobat disana puluhan orang setiap hari. Bahkan ada yang rawat inap dan bersalin.

Ingat didalam harta kita, terdapat hak orang miskin baik yang meminta maupun yang tidak meminta, Allah berfirman, “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian” [QS. 51:19].

Ayo bersihkan diri dan harta kita dengan berzakat (Fitrah dan Maal), infaq dan shodaqoh. Gak perlu jauh², mulailah dari keluarga, kerabat, anak² yatim, fakir miskin, dsb. Lihat disekitar kita apa ada yang membutuhkan. Sebab Rosululloh bersabda, “Tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur dengan perut kenyang, sedangkan tetangganya kelaparan, dan dia mengetahui hal itu“.

Jika anda kenal orang yang kesusahan dan butuh bantuan, berikan langsung. Atau jika anda tidak bisa melakukannya, anda bisa menyalurkannya lewat Masjid², Yayasan², panti asuhan, lembaga amil Zakat dll yang banyak tersebar dikota anda.

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa” (QS. 2:177).

Wallohu’alam

Happy Ramadhan and Happy Blogging :D

   Read in another language :   by Google Translate

Related Posts

23 Responses to “Kekuatan ZAKAT”


  1. 1 Anthony Harman

    Iye iye setuju, bro. Meski saya bukan muslim, tapi emang saya setuju, dari berkat yg kita terima ada bagian yg jadi hak fakir miskin

    wah makasih mas :)
    dijawab pada : Kamis, 18 September 2008 16:17:41
  2. 2 ika

    miris sekali kalo pas nonton brita, di tipi kemaren bahas soal makanan sampah, hari ini bahas soal zakat maut,, duuh miris…

    iya mbak, begitulah sebagian rakyat dinegeri kita :(
    dijawab pada : Kamis, 18 September 2008 16:18:08
  3. 3 ariwolu

    Iya Zakat memang nikmat…
    Mas Sandy Zakat ke http://www.yasa.or.id
    Kalo mau via paypal bisa lewat blogku…
    :)

    haha kemajuan nih, zakat via paypal gitu :)
    dijawab pada : Kamis, 18 September 2008 16:19:11
  4. 4 Jonbetta

    Memang akhir2 ini banyak berita yang menghebohkan…seperti pembagian Zakat di Jawa Timur…yang membawa maut. Kalau seperti itu siapa yang salah…? Saya yakin jika di kita pengelolaan Zakatnya baik bisa membantu saudara kita yang kurang mampu…

    iya mas, itu kan krn orang belum percaya penuh zakatnya dikelola lembaga zakat, jadi ingin membagi sendiri tanpa memikirkan resikonya
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:08:55
  5. 5 yudi

    bener2 miris dengan ketimpangan yang memang merupakan kenyataan di negeri kita, lagi2 sad but true :-(

    iya mas bener, kenyataan seperti ini seringkali terjadi dihampir tiap daerah di negeri kita. gab nya terlalu jauh :(
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:10:03
  6. 6 Yopan Prihadi

    Tragedi pembagian zakat di pasuruan sungguh menyayat hati dan sebuah potret nyata dari taraf hidup masyarakat kita..
    Seringkali Ayat-ayat ini mengingatkan saya kepada pencitraan moral manusia sebagai mahluk yang saling tolong menolong…
    Artikel yang cukup menarik sekali…

    Salam kenal dari saya Mas…

    makasih mas, salam kenal juga :)
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:11:43
  7. 7 bocah

    Hmmmm kalo bisa malah jangan zakat aja mas sandi :D . Tiap hari bersedekah 1000 rupiah ke para duafa :D dijamin deh kalo semua orang begitu insya allah segera teratasi :D

    iya cah, makanya saya tulis diatas itu ada trio solusi, zakat, infaq dan shodaqoh :) mantab tuh
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:21:27
  8. 8 xero

    wah saya kelewatan soal makanan sampah itu.. jadi penasaran, soal berbagi harga ke fakir miskin memang perlu banget tuh!

    ayo makan2 hehe
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:28:32
  9. 9 Memanfaatkan

    2,5% harta kita bukan milik kita.. ;)

    betul mas, agar harta bersih silahkan dizakati. kl harta bersih kan enak, jadi halal dan berkah :)
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:29:32
  10. 10 jimmy

    dulu pernah ngobrol dengan teman masalah ini, dan kalau dijalankan memang bisa membawa kesejahteraan ya.. tinggal gimana aja penerapannya di negara yang besar ini..

    iya mas, sistem zakat sebenarnya sudah baik, hanya pelaksanaannya aja yang kurang
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:30:21
  11. 11 lutfi

    untuk menanggulanginya kita jangan menunggu pemerintah karena pemerintah terlalu banyak urusan baik yg maupun yg tidak penting. Kita bisa memulainya sendiri, ada banyak bertebaran badan zakat dan amal di Indonesia, misal: YDSF, LMI, dll. Mendaftar sebagai donaturpun sangat mudah dan murah. Tiap bulan kita enggak perlu setor uang ke kantor badan amal tersebut tetapi akan ada petugas yg mendatangi rumah atau kantor kita tiap bulan, berapapun nilai sumbangan anda.
    Saya pikir dg petugas yg mengambil uang setoran kita di kantor akan menarik temen kantor kita untuk beramal sekalian. *ooops enggak kerasa dah panjang, maaf kalo dikira mbajak postingan orang hehehe*

    iya mas sekarang lagi ngetren yayasan dan badan infaq melakukan jemput bola. hasilnya memang efektif, karena rata2 orang pada sibuk. memang sih awal teorinya itu adalah shodaqoh paksa, tapi kl gk dipaksa sekarang kapan lagi ya nggak :) . lama2 juga terbiasa dan ringan kok :)
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:31:08
  12. 12 hakimtea

    benar-benar ironis mas… ini jadi pelajaran buat para muzaki, amilin dan lembaga zakat, zis, bazis untuk lebih menata dan membuat system jangan sampai masyarakat tidak percaya dalam pembagian zakat sehingga mengatur sendiri dan akhirnya yang tidak kita inginkan pun terjadi…

    tul bgt kang, sistem yang berjalan dan transparansi yang kurang membuat oang masih tidak percaya penuh zakatnya dikelola lembaga, jadinya ya seperti dipasuruan itu.
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:33:24
  13. 13 Qisthon

    Makin banyaaaakkk PR buat negeri ini.
    Ayo para blogger urun solusi :D

    ayo buka badan amil zakat online via paypal hehe :D
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:34:37
  14. 14 Ardian

    Insyaallah aku akan mulai berzakat tahun ini mas :D Soalnya kemarin2 blom punya penghasilan alias earning :D Hehehe2x

    Thanks artikelnya mas

    amin, semoga niat baiknya dicatat sebagai amal ibadah :)
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:35:17
  15. 15 OOM

    Jadi ingat jakat maut ya, parah dah..

    yoi om, seharusnya itu orang yang memberi mendatangi rumah fakir miskin untuk menyerahkan langsung zakatnya. sekalian silahturahmi. kl gitu kan gk bakal rebutan tul nggak ? :D
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:35:54
  16. 16 bungcip

    Baca artikel ini jadi teringat tentang berita baru-baru ini T_T

    berita apa aja bung ? :D
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:37:05
  17. 17 angie

    postingannya bagoooooosss :mrgreen:
    btw apa author nya udah menjlnkan zakat jg blom ?
    percuma dunk bisa ngomong tp ga melakukan :D

    *kabooorrr*

    eh maen kabur aja, sini tak cubit dulu :D
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:43:46
  18. 18 @del

    Tapi kadang orang miskinnya sendiri siih yang ngeyel dan keras kepala. Di UU kan di jelaskan kalau mereka di pelihara oleh negara, tapi kalau ada penertiban pada lari tunggang langgang. Sekalinya ketangkap, terus di bimbing, setelah keluar dari dinas sosial, kembali lagi ke asalnya. Wehhh…cape deh

    itulah mas, masalah kemiskinan ini saking kronisnya sudah menjadi budaya dan kultur. jadinya kita ini menjadi bangsa peminta2. coba lihat sebagian pengemis itu yang masih dalam usia produktif dan sehat jasmani rohani. buat mereka menengadahkan tangan dikit aja dapet duit, buat apa kerja keras. cape deh :(
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:48:10
  19. 19 persikers

    melok antri Zakate Gudang Garam ahhh tanggal 27 :D

    aku titip siji yo mas :D
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:50:12
  20. 20 EEng

    seandainya kita mau bener2 menerapkan zakat, banyak orang yang mau zakat, insyaAllah bakal makmur negara ini.

    amin :)
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:51:41
  21. 21 Fachia

    wah pagi-pagi habis sahur mampir ke blognya mas Tipis langsung dapat siraman nih.. jadi seger buger..hehe.. menyegarkan iman dan taqwa. Memang zakat yang paling mudah adalah dimulai dari kerabat yang terdekat dulu..

    weh ada yg nyasar pagi2 hehe, yoi mas bener emang utamanya kerabat dulu
    dijawab pada : Kamis, 19 September 2008 05:59:58
  22. 22 Supermance

    thx buat pencerahannya … :)

    sama2 mas :)
    dijawab pada : Sabtu, 21 September 2008 06:14:48
  23. 23 gusbud

    salut mas tipis:) semoga jadi pelajaran:) amien
    salam koperasi

  1. 1 Blogger Juga Bayar Zakat » ADI ARIFIN: Writing Life
Dengan memasukkan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari TIPIS.WEB.ID di inbox anda:

Leave a Reply