Bulan Ramadhan biasanya marak dengan kegiatan keagamaan dari masjid besar sampai musholla. Mulai dari tadarus Al-Qur’an, ceramah agama dan majlis ta’lim yang tentu saja sangat bermanfaat untuk lebih mengenal Islam. Televisi juga berlomba² mengemas acara seIslami mungkin mulai dari dini hari sampai malam. Dibulan lain selain Ramadhan sangat jarang kita temui kegiatan keagamaan semarak dibulan Ramadhan.
Ilmu keIslaman kita jadi bertambah ketika mendengar ceramah dari para Da’i/ustadz tiap hari. Tapi sangat disayangkan banyak para da’i/ustadz yang menyampaikan dalil dari hadits dha’if (lemah derajatnya) atau bahkan hadits maudhu’ (palsu). Seharusnya dalam menyampaikan sebuah hadits para da’i/ustadz harus tahu benar derajat ke-shohih-an nya. Apabila telah mengetahui bahwa hadits itu palsu namun tetap menyampaikannya berarti sama saja para da’i/ustadz itu berdusta atas nama Rosululloh SAW, naudzubillah!!!.
Banyak hadits² yang derajatnya lemah atau palsua tentang seputar ramadhan, beberapa diantaranya sangat popular dan seringkali disampaikan oleh para da’i/ustadz diantaranya adalah :
- Bulan Ramadhan itu permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan), dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.
- Shalat Jum’at di Madinah seperti seribu shalat di tempat lain, dan puasa bulan Ramadhan di Madinah seperti puasa seribu bulan di tempat lain.
- Bulan Ramadhan itu tergantung diantara langit dan bumi, dan tidak akan diangkat kepada ALLAH kecuali dengan zakat fitrah
- Barang siapa beri’tikaf sepuluh hari dibulan Ramadhan, maka sama pahalanya seperti dua kali haji dan dua kali umrah
- Dan masih banyak lagi
Kok bisa hadits² itu berderajat rendah atau palsu? , penjelasannya ada di EBooknya, silahkan download DISINI. Sekali lagi saya bukan ustadz, saya hanya ingin menyampaikan yang saya yakini benar.
Masih banyak ibadah² sunnah yang sudah jelas² dituntunkan oleh Rosululloh SAW yang mungkin masih belum kita laksanakan, seperti tahajjud, sholat sunnah rawatib, sholat dhuha, i’tikaf, membaca Al-Qur’an, infaq, dzikir, sholawat, dan lain-lain. janganlah melakukan amalan atau ibadah yang tidak jelas dasarnya yang membuat kita terjerumus kedalam perbuatan Bid’ah. Tentang masalah ini insyaALLAH akan kita diskusikan kemudian.
Wallohu’alam
Happy Ramadhan and Happy Blogging ![]()










hmm.. tidak mengerti… tapi kudoakan yang terbaik buat ramadhan tahun ini…
wekeke met menjalankan puasa aja bro :D, oh ya maapin kalo-kalo ada salah wekekeke
tulisan yang menyejukan hati..
Bener ya… dibahas kemudian, saya mau nih ngikutin diskusinya…
wew… OOT gak sih… gak khan?
memang banyak hadist yang bukan berasal dari rosul, tapi dari mereka yang ’sotoy’ merasa jika rosulullah mengatakan itu, itu baik buat rosul… jadi bukan dari rosul, tapi ‘untuk rosul’ termasuk banyak hadist yang bersifat politis, karena hadis pasti terkait dengan dimensi waktu, dan peradaban kita harus diakui tidak selalu indah, ada juga sisi kelam. Dimana mereka membuatkan hadis untuk kepentingan penguasa. Kalau dicek, saya mengira hadis palsu atau dhoif terkait dengan legitimasi kesolehan seseorang yang sebenarnya gak soleh.
Ya, itulah testimoni palsu, makanya saya paling sebel sama SPAM, gembar2 gembor duit cepet, itu kesuksesan dhoif
ramadhan mubarak,, nice post!!!
Hadits² diatas derajatnya lemah ya? sedangkan untuk hadits http://vbaitullah.or.id/downloads/ebooks/hadits-dhaif-ramadhan.pdf itu sendiri gmn? mohon dijelaskan lebih rinci karena sy awam agama, mudah2 bisa jadi pencerahan. Terima kasih
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa. Mohon maaf jika selama ini ada salah salah kata … ditunggu kiriman paketnya yah wkwkwk
Baru tahu, sambil manggut2x, makasih kang
Selamat menunaikan ibadah puasa.. Mohon maaf bila selama ini ada salah..
saya selaku umat kristiani mengucapkan “selamat menunaikan ibadah puasa” yah..
selamat menyambut bulan suci ramadhan
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.
artikelnya mantabz om… o ya puasanya mulai besok pagi kan om?
Met puasa ajah.
met puasa ya om ^^
selamat menjalankan ibadah shoum..
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Lancar Ibadahnya…
hari pertama puasa lapar bgd.. sehari biasa makan 5 kali.. laper.. hikz.. semoga diberi kelancaran.. selamat menunaikan ibadah puasa..
terima kasih sharing info/ilmunya…
saya membuat tulisan tentang “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”
silakan berkunjung ke:
http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html
salam,
achmad faisol
Oh, iya mas,saya jg mau ngucapin Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah S.W.T. Amien…
Tetep ngeblog, dan sampai jumpa
yang menambah wawasan kaya’ gini nih yang wajib di-download.. berangkat…
Weik barusan tau mas kalau sebagian yang saya tau ternyata DHAIF… makasih makasih
Berat tapi tetap dijalanin.. Dah hari ketiga nih, alhamdulillah lancar. Semoga ampe hari ke 30 ya..