Untuk kesekian kalinya pagi dini hari besok tepat jam 12 malam harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dinegeri kita tercinta ini bakal naik. Kata pak menteri sih APBN sudah tidak kuat memberi subsidi seiring dengan melambungnya harga minyak mentah dunia.
Yah mau gimana lagi, teman² mahasiswa dimana² sudah pada demo juga gak bisa merubah keputusan. Seperti yang sudah² awalnya aja heboh, tapi seiring dengan bergulirnya waktu semua kembali biasa lagi. Para pejabat negara pasti gajinya bakal naik. Para pengusaha dan konglomerat jelasnya sudah punya strategi jitu. Para karyawan paling gajinya juga ikutan naik, terutama tunjangan transportasi.
Korban sesungguhnya dari kenaikan harga BBM ini adalah rakyat kecil. Petani, nelayan dan buruh. Kasihan mereka. Sepertinya negara kita ini makin morat marit aja ya. Seharusnya dengan kenaikan harga minyak dunia negara kita makin makmur, wong negara kita ini penghasil minyak kok, benar² aneh. Padahal banyak orang pintar dinegeri ini. Dari doktor sampai professor komplit pokoknya, tapi ngolah minyak mentah jadi BBM aja gak bisa.
Yah wateper lah
BBM naik tinggi
Susu tak terbeli
Pemerintah tarik subsidi
Anak kami kurang giziIwan Fals






Ibukku (guru) ketoke yo dadi korban iki Cak :((
mugo² segera naik bayarane
Hehehehe….Indonesia ga kuat beli alat pengolah minyaknya mas
kalo udah naik mungkin gak ya turun lagi kalo harga minyak dunia turun?
mungkin mas jimmy,
klo mas tipi jadi presiden dan saya jadi ketua DPR,
hahahahaha…
Dengan hitungan:
Produksi sendiri 1.000.000 barel dengan biaya produksi US$ 15 dijual US$ 77/brl (Rp. 4500/ltr) maka untung pemerintah adalah Rp. 62.000.000/hari
Impor 200.000 barel (kekurangan dari kebutuhan total) seharga US$ 140/brl di jual US$ 77/brl (Rp. 4500/ltr) maka kerugian pemerintah adalah -Rp. 12.600.000/hari
Maka jumlah yang di dapat adalah Rp. 62.000.000 - Rp. 12.600.000 = Rp. 49.400.000
Maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam setahun (1US@=Rp 9.200).
Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!
Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun!
bingung ni, mau marah ya harga tetep naik. enaknya ngapain yah?
hiks..aku juga ngefek boss..jadi tambah jarang ke warnet aku
Semoga tidak dikorupsi.